Selamat Datang

Welcome to my blog

Mohon Do'a ya!

Yen wani ojo wedi-wedi, yen wedi ojo wani-wani

TUGAS SIFAT-SIFAT BANGUN DATAR SMP 2 SRAGI

Posted by Yusuf lubistoro (Brojogeni) on Tuesday, June 19, 2012

INGIN FILENYA?
DATANG AJA KE SOLNET! TENTUNYA LEBIH MURAH DARI WARNET MANAPUN

LOKASI
SEBELAH SELATAN MASJID AL-HUDA

Lingkaran

Lingkaran adalah himpunan titik-titik yang mempunyai jarak yang sama terhadap titik pusat yang dinamakan Pusat Lingkaran. Kumpulan titik tersebut akan bertemu dan membentuk garis lengkung dinamakan Keliling Lingkaran. Jarak antara titik pusat dinamakan Jari-Jari.


Elemen yang ada dalam Lingkaran
·                     Titik Pusat (P) adalah titik yang letaknya di tengah-tengah lingkaran
·                     Jari-Jari (r) adalah garis yang menghubungkan titik pusat dengan lingkaran
·                     Tali Busur (TB) adalah garis lurus di dalam lingkaran yang memotong lingkaran di dua titik yang berbeda
·                     Diameter (D) adalah tali busur yang terpanjang atau tali busur yang menyentuh titik pusat lingkaran. Panjang diameter dua kali panjang Jari-Jari
·                     Busur (B) adalah garis lengkung baik terbuka maupun tertutup yang berimpit dengan lingkaran
·                     Keliling Lingkaran adalah busur yang terpanjang
·                     Juring (J) adalah daerah pada lingkaran yang dibatasi oleh busur dan dua buah jari-jari yang berada pada kedua ujungnya
·                     Tembereng (T) adalah daerah pada lingkaran yang dibatasi oleh sebuah busur dengan tali busurnya
·                     Cakram adalah juring terbesar yang merupakan daerah yang berada di dalam lingkaran
Rumus - Rumus Lingkaran


Perhitungan Luas Lingkaran

Luas lingkaran dapat dihitung dengan memotong lingkaran menjadi elemen-elemen juring. Bila elemen tersebut disusun akan terbentuk sebuah persegi panjang, sehingga dapat dengan mudah menentukan luasnya yaitu panjang x lebar = r . πr = πr2

Luas = πr2
Keliling = 2πr



Belah Ketupat

Belah ketupat adalah bangun datar dua dimensi yang dibentuk oleh empat buah rusuk yang sama panjang, dan memiliki dua pasang sudut bukan siku-siku yang masing-masing sama besar dengan sudut di hadapannya.


Ciri - Ciri Balah Ketupat
·                     Mempunyai empat rusuk yang sama panjang
·                     Mempunyai dua buah sudut bukan siku-siku yang masing masing sama besar dengan sudut yang berada di hadapannya
·                     Mempunyai dua diagonal yang tidak sama panjang
·                     Mempunyai 2 simetri lipat dan dua simetri putar
Rumus Belah Ketupat
·                     Luas = 1/2 . d1 . d2
·                     Keliling = 4 . s



Layang Layang

Layang-layang adalah bangun datar dua dimensi yang dibentuk oleh dua pasang rusukyang masing-masing pasangannya sama panjang dan saling membentuk sudut. Layang-layang dengan keempat rusuk yang sama panjang disebut belah ketupat
Ciri-Ciri Layang Layang
·                     Mempunyai 2 pasang rusuk yang masing masing sama panjang
·                     Mempunyai 1 simetri lipat dan satu simetri putar
Rumus Layang-Layang
·                     Luas = 1/2 . d1 . d2
·                     Keliling = 2 ( s1 + s2 )

Trapesium

Trapesium adalah bangun datar dua dimensi yang dibentuk oleh empat buah rusuk yang dua diantaranya saling sejajar namun tidak sama panjang.

Rumus-Rumus Trapesium
·                     Luas = JumlahRusukSejajar . 1/2 . tinggi
·                     Keliling = JumlahKeempatRusuk



Jajar Genjang

Jajar Genjang atau sering juga disebut Jajaran Genjang adalah bangun datar dua dimensi yang dibentuk oleh dua pasang rusuk yang masing-masing sama panjang dansejajar dengan pasangannya, dan memiliki dua pasang sudut bukan siku-siku yang masing-masing sama besar dengan sudut di hadapannya. Jajar genjang dengan empat rusuk yang sama panjang disebut belah ketupat.


Ciri-Ciri Jajar Genjang
·                     Memiliki dua pasang rusuk yang masing masing sejajar
·                     Mempunyai dua pasang sudut yang sama besar dengan sudut di hadapannya
·                     Memiliki dua simetri lipat dan dua simetri putar
Rumus - Rumus Jajar Genjang
·                     Luas = alas . tinggi
·                     Keliling = 2 . alas + 2 . sisimiring
Segitiga

Segitiga adalah bangun datar tiga dimensi yang dibuat dari tiga buah sisi yang berupa garis lurus dan tiga sudut. Matematikawan Euclid yang hidup sekitar tahun 300 SM menemukan bahwa jumlah ketiga sudut di suatu segi tiga adalah 180 derajat. Hal ini memungkinkan kita menghitung besarnya salah satu sudut bila dua sudut lainnya sudah diketahui.

Ciri - Ciri Segitiga
·                     Mempunyai tiga buah sisi dan tiga buah sudut
·                     Jumlah ketiga sudut dalam segitiga adalah 180 derajat


Persegi Panjang
Persegi Panjang adalah bangun datar dua dimensi yang mempunyai dua pasang rusuk yang masing- masing sama panjang. Persegi


Ciri - Ciri Persegi Panjang
·                     Mempunyai dua pasang rusuk yang masing-masing sama panjang
·                     Mempunyai dua diagonal(d) yang sama panjang
·                     Mempunyai empat buah sudut yang sama besar yaitu 900
·                     Mempunyai dua simetri lipat dan dua simetri putar


Luas = p . l
Keliling = 2 ( p + l )



Persegi

Persegi adalah bangun datar dua dimensi yang dibentuk oleh empat buah rusuk yang sama panjang dan empat sudut yang kempatnya adalah sudut siku-siku.


Ciri - Ciri Bangun Persegi
·                     Mempunyai empat sisi yang sama panjang
·                     Mempunyai dua diagonal(d) yang sama panjang
·                     Mempunyai empat buah sudut yang sama besar yaitu 900
·                     Mempunyai empat simetri lipat dan empat simetri putar
Luas = s . s
Keliling = 4 . s

Simetri merupakan salah satu sifat bangun data. Simetri dalam bangun datar artinya kesesuaian bentuk. Simetri bangun datar dibedakan menjadi dua, yakni:


A. Simetri Lipat
Simetri Lipat adalah jumlah lipatan yang dapat dibentuk oleh suatu bidang datar menjadi 2 bagian yang sama besar. Untuk mencari simetri lipat dari suatu bangun datar maka dapat dilakukan dengan membuat percobaan dengan membuat potongan kertas yang ukurannya mirip dengan yang akan diuji coba. Lipat-lipat kertas tersebut untuk menjadi dua bagian sama besar. Perhatikan contoh di bawah ini!

http://3.bp.blogspot.com/-NBxmDD32mHE/TcWwPj3kBfI/AAAAAAAAAIY/L7pka9Fpj8A/s400/New+Picture+%252822%2529.bmp

http://4.bp.blogspot.com/-Y_aSYb1si-E/TcWwbfEbvqI/AAAAAAAAAIc/KZuWnQ3TeHk/s400/New+Picture+%252823%2529.bmp


Berikut ini adalah banyak simetri lipat dari bangun datar umum :
- Persegi Panjang memiliki 2 simetri lipat
- Bujur Sangkar memiliki 4 simetri lipat
- Segitiga Sama Sisi memiliki 3 simetri lipat
- Belah Ketupat memiliki 2 simetri lipat
- Lingkaran memiliki simetri lipat yang jumlahnya tidak terbatas


B. Simetri Putar
Simetri Putar adalah jumlah putaran yang dapat dilakukan terhadap suatu bangun datar di mana hasil putarannya akan membentuk pola yang sama sebelum diputar, namun bukan kembali ke posisi awal. Percobaan dapat dilakukan mirip dengan percobaan pada simetri lipat namun caranya adalah dengan memutar kertas yang telah dibentuk. Perhatikan contoh berikut!
http://2.bp.blogspot.com/-fgdxWfCSsK8/TcWwk8SZLsI/AAAAAAAAAIg/4u7F26vFbHg/s640/New+Picture+%252824%2529.bmp


Berikut ini adalah banyak simeti putar pada bangun datar umum :
- Persegi Panjang memiliki 2 simetri putar
- Bujur Sangkar memiliki 4 simetri putar
- Segitiga Sama Kaki tidak memiliki simetri putar
- Segitiga Sama Sisi memiliki 3 simetri putar
- Belah Ketupat memiliki 2 simetri putar
- Lingkaran memiliki simetri putar yang jumlahnya tidak terbatas



Daftar Pustaka


{ 0 comments... read them below or add one }

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...