Cacing tanah memiliki alat ekskresi yaitu Nefridium, setiap nefridium
memiliki corong yang terbuka dan bersilia yang disebut Nefrostom.
Mohon Do'a ya!
Yen wani ojo wedi-wedi, yen wedi ojo wani-wani
Home » All posts
ALAT EKSKRESI PADA CACING TANAH
Posted by Yusuf lubistoro (Brojogeni) on Thursday, February 12, 2015
More about → ALAT EKSKRESI PADA CACING TANAH
Labels:
Cacing Tanah,
Ekskresi
SISTEM PENCERNAAN PADA IINSECTA
Posted by Yusuf lubistoro (Brojogeni) on Saturday, January 24, 2015
Bagaimana
sistem pencernaan pada Serangga?
Serangga
adalah hewan kecil yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia dan tumbuhan.
Mulai dari membantu penyerbukan maupun sebagai bahan makanan bagi hewan yang
lainnya.
Seperti
makhluk hidup yang lainnya, serangga juga memiliki system pencernaan makanan,
karena tanpa makanan, serangga pun tidak akan dapat hidup.
Pada
dasarnya system pencernaan pada hewan khususnya serangga sama saja dengan
system pencernaan pada manusia.
hanya
saja pada hewan-hewan insectisida ini memiliki alat-alat yang khusus dan agak
rumit karena ukurannya yang sangat kecil jika dibandingkan dengan alat
pencernaan manusia.
Bayangkan
saja, serangga secara kasat mata sudah terlihat sangat kecil di mata manusia,
lalu bagaimana dengan alat-alat pencernaannya? Sebesar apakah alat-alat
pencernaannya itu?
Dan
bagaimana system pencernaan yang terjadi pada serangga? Nah untuk mengetahui
semua itu bacalah artikel ini sampai tuntas.
Serangga
adalah hewan pemakan segala zat organic. Saluran pencernaan itu biasanya
berasal dari mulut hingga anus.
Namun
pada serangga alat pencernaanya berbeda-beda disesuaikan dengan jenis makanan
yang dikonsumsinya.
Terdapat
tiga saluran utama dalam system pencernaan serangga yaitu stromodeum (saluran
pencernaan depan) yang terdiri dari usus depan (foregut), usus tengah (midgut)
dan usus belakang (kindgut); mesenteron (saluran pencernaan tengah) yang
terdiri dari kantung gastric dan ventrikulus; serta proktodeum (saluran
pencernaan belakang) yang terdiri dari ileum, kolon dan rektum.
Stromodeum
dan proktodeum dilapisi dengan lapisan kotikula, sedangkan mesentron tidak.
Usus
depan (foregut) ini dilapisi oleh lapisan kotikula dan berfungsi sebagai
pencernaan awal dan tempat menyimpan makanan, bagian ini dimulai dari bagian
mulut, eshopagus, crop dan proventiculus.
Usus
tengah (midgut) berfungsi untuk mencerna makanan dan absobsi nutrisi ke dalam
tubuh serta di dalam bagian akhir midgut terdapat tubulus Malpighi yang
berperan sebagai organ ekresi pada serangga.
Usus
belakang (kindgut) berfungsi untuk mencerna kembali makanan yang tidak berhasil
dicerna di usus tengah, dan mengoptimalkan kembali hasil eksresi yang berasal
dari tubulus Malpighi ke dalam hemolimpa.
Kindgut ini dilapisi kotikula
serta tersusun atas ileum, rectum dan berakhir di anus. Semua lapisan sistem
pencernaan pada serangga ini juga dilapisi lapisan epitel yang terletak pada
membran dasar.http://www.bimbingan.org/sistem-pencernaan-pada-serangga.htm
RAMALAN SAYA DI WORLD CUP (PIALA DUNIA) 2014
Posted by Yusuf lubistoro (Brojogeni) on Friday, June 27, 2014
More about → RAMALAN SAYA DI WORLD CUP (PIALA DUNIA) 2014
Tanggal/Jadwal Penting USM STIS 2014
Posted by Yusuf lubistoro (Brojogeni) on Sunday, March 2, 2014
| Tanggal | Kegiatan | Keterangan |
|---|---|---|
| 3 Maret s.d. 25 April 2014 | Pendaftaran on-line (Jalur Ikatan Dinas) | On-line di Website STIS |
| 3 Maret s.d. 17 April 2014 | Pendaftaran on-line (Jalur Tugas Belajar Non BPS) | |
| 10 Mei 2014 | Ujian Tahap I Matematika, Bahasa Inggris, dan Pengetahuan Umum | Lokasi pilihan di 33 provinsi |
| 20 Mei 2014 | Pengumuman hasil ujian tahap I | On-line, Kantor BPS Provinsi, Kampus STIS |
| 21 s.d. 23 Mei 2014 | Pendaftaran ulang on-line untuk mengikuti ujian tahap II | On-line di Website STIS |
| 31 Mei 2014 | Ujian tahap II (Psikotes) | Lokasi pilihan di 33 provinsi |
| 21 Juni 2014 | Pengumuman hasil ujian tahap II | On-line, Kantor BPS Provinsi, Kampus STIS |
| 23 s.d. 26 Juni 2014 | Ujian tahap III (wawancara dan tes kesehatan) | Ditentukan Kampus STIS dan dikoordinasi Kantor BPS Provinsi |
| 12 Juli 2014 | Pengumuman hasil ujian tahap III | On-line, Kantor BPS Provinsi, Kampus STIS |
| 14 s.d 17 Juli 2014 | Pemberkasan | Kantor BPS Provinsi, Kampus STIS |
| 3 s.d. 5 September 2014 | Daftar ulang | Kampus STIS |
Catatan
- Pendaftaran dilakukan secara on-line di website STIS di https://www.stis.ac.id.
- Untuk Jalur Tugas Belajar Instansi Non-BPS, pendaftaran paling lambat tanggal 17 April 2014. Berkas pendaftaran dikirimkan ke Kampus STIS paling lambat sudah harus diterima tanggal 22 April 2014.
- Biaya seleksi dibayarkan melalui Teller atau ATM Bank BRI. melalui Bank BRI atau Bank Mandiri. Persyaratan dan prosedur pendaftaran bisa dilihat pada halaman "Ketentuan PMB STIS TA 2014/2015".Pembayaran harus dilakukan sebelum batas waktu pembayaran yang ditentukan pada waktu pendaftaran.
- Peserta dapat memilih lokasi ujian di 33 provinsi di seluruh Indonesia. Penentuan/perubahan lokasi ujian hanya bisa dilakukan pada waktu pendaftaran on-line berlangsung.
- Untuk Jalur Ikatan Dinas, bagi yang dinyatakan lulus ujian tahap II dan akan mengikuti ujian tahap III, wajib menyerahkan berkas di bawah ini pada waktu ujian seleksi tahap III (wawancara):
- Fotokopi Rapor SMA/MA yang telah dilegalisir (halaman yang berisi data pribadi dan nilai).
- Fotokopi Ijazah SMA/MA yang telah dilegalisir. Bagi yang lulus tahun 2014 tetapi belum memiliki ijazah, dapat digantikan dengan Surat Tanda Kelulusan (SKL) atau Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) asli atau yang telah dilegalisir.
- Jadwal wawancara ditentukan oleh penyelenggara ujian setempat.
- Peserta yang dinyatakan lulus seleksi ujian masuk, dan akan mengikuti kuliah di STIS, wajib melakukan pemberkasan, yaitu: (i) untuk Jalur Umum Ikatan Dinas harus menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID), (ii) untuk Jalur Umum Tugas Belajar Instansi Non BPS harus memastikan akan mengikuti tugas belajar. Pemberkasan dilakukan langsung di Kantor BPS Provinsi setempat atau di Kampus STIS.
